-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tumbangkan Petahana, Karjito Resmi Pimpin Hiswana Migas DPC Bogor

    Indate News
    29/07/26, Juli 29, 2026 WIB Last Updated 2026-07-29T14:29:47Z


    indate.net-BOGOR – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Bogor menetapkan Karjito sebagai Ketua Umum periode 2026-2030. Ia terpilih melalui pemungutan suara yang berlangsung di IPB International Convention Center (IICC) Botani Square, Kota Bogor, Rabu (29/7/2026) malam.


    Karjito meraih 171 suara dari total 267 suara sah, mengungguli petahana Cecep "Oboy" Fajar yang memperoleh 96 suara.


    Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Karjito menyatakan siap mengemban amanah untuk memimpin organisasi pengusaha migas tersebut selama empat tahun ke depan.


    "Saya siap melaksanakan tugas dan amanah yang diberikan ini," ujar Karjito.


    Sementara itu, Ketua Umum Hiswana Migas DPC Bogor periode 2022-2026, Cecep Fajar, menyampaikan ucapan selamat kepada Karjito. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin solid serta menghadirkan program yang bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat


    "Saya mengucapkan selamat kepada Pak Tio. Semoga Hiswana Migas DPC Bogor semakin solid, semakin guyub, dan menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat serta anggota," kata Cecep.


    Cecep menilai kebersamaan di internal organisasi telah terbangun dengan baik selama masa kepemimpinannya. Namun, ia berpesan agar kepengurusan baru dapat meningkatkan kekompakan antaranggota yang berasal dari berbagai sektor usaha migas.


    Menurutnya, tantangan organisasi ke depan juga akan semakin kompleks seiring perkembangan digitalisasi dan dinamika geopolitik global. Meski demikian, ia optimistis Karjito bersama jajaran pengurus mampu mengantisipasi berbagai tantangan tersebut.


    Dalam pembukaan Muscab, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengapresiasi peran Hiswana Migas sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga komunikasi terkait distribusi dan ketersediaan minyak serta gas bumi di wilayah Bogor Raya.


    Menurut Dedie, stabilitas pasokan energi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah, terlebih di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.


    "Hiswana Migas menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi yang konstruktif agar pasokan migas di Bogor Raya tetap terjaga," ujar Dedie.


    Ia juga mendorong percepatan pengembangan energi baru dan terbarukan di Kota Bogor. Menurutnya, sejumlah fasilitas telah mulai memanfaatkan energi ramah lingkungan, seperti penggunaan panel surya, meski implementasinya masih menghadapi kendala infrastruktur.


    Dedie menambahkan, Pemerintah Kota Bogor juga tengah menyiapkan dua proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) sebagai bagian dari program Waste to Energy (WtE). Program tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah menuju ketahanan dan kemandirian energi di masa mendatang.


    Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD III Hiswana Migas, Heddy S. Hedian, mengingatkan bahwa tantangan menjaga ketahanan energi nasional, baik untuk LPG maupun BBM, akan semakin besar akibat kondisi geopolitik dunia.


    Meski demikian, ia meyakini tantangan tersebut dapat dihadapi apabila seluruh anggota Hiswana Migas tetap menjaga soliditas organisasi


    "Kita satu keluarga besar Hiswana Migas. Tidak ada lagi sekat antara pengusaha SPBU, LPG maupun SPBE. Kita harus kompak menjaga kelangsungan usaha dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Heddy.


    Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat kebersamaan, sekaligus memperkuat sinergi antaranggota dalam menghadapi tantangan sektor energi di masa depan.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini