-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Tinjau Proyek Trase Batu Batutulis, Dadang Tegaskan K3 dan Kebersihan Wajib Dijalankan

    Indate News
    21/07/26, Juli 21, 2026 WIB Last Updated 2026-07-21T01:33:34Z


    indate.net-BOGOR – Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata mendampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono meninjau progres pembangunan trase baru Batutulis di Kecamatan Bogor Selatan, Minggu (19/7/2026). Peninjauan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026.


    Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai target sekaligus memantau langsung perkembangan proyek pascalongsor yang terjadi pada 2025. Turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor Juniarti Estiningsih, Camat Bogor Selatan Harry Cahyadi, dan Lurah Batutulis Erika.


    Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono mengatakan, pembangunan trase baru Batutulis merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor. Berdasarkan laporan Dinas PUPR Kota Bogor, progres pembangunan hingga saat ini telah mencapai sekitar 22 persen.


    Menurut Ono, proyek tersebut tidak hanya mencakup pembangunan badan jalan, tetapi juga drainase, penataan kawasan, taman, serta Leuweung Batutulis sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana longsor.


    "Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 22 persen. Mudah-mudahan Oktober nanti selesai. Bukan hanya jalan, tetapi juga drainase, taman, dan Leuweung Batutulis yang akan dihijaukan kembali untuk membantu mencegah longsor," ujar Ono.


    Ia berharap seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai target pada Oktober 2026 sehingga trase baru Batutulis dapat kembali melayani mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan perlindungan kawasan dari potensi bencana.


    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar sesuai dengan perencanaan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun ketepatan waktu penyelesaian


    "Kami akan terus mengawal proses pembangunan ini agar berjalan sesuai perencanaan. Harapannya proyek selesai tepat waktu pada Oktober 2026 sehingga masyarakat kembali menikmati akses jalan yang aman, nyaman, serta didukung fasilitas pedestrian dan penataan kawasan yang lebih baik," kata Dadang.


    Dadang juga mengingatkan pelaksana proyek agar konsisten menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk menjaga kebersihan jalan dari ceceran material proyek yang berpotensi mengganggu pengguna jalan.


    Menanggapi hal tersebut, Penanggung Jawab PT Promix Prima Karya, Hariyono, memastikan pihak kontraktor telah menerapkan standar K3 selama proses pembangunan, termasuk melakukan pembersihan material proyek untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini