indate.net-BOGOR – Pengelola Teras Nona Manis melalui Humasnya, Fransiskus Darma atau yang akrab disapa Franky, memberikan klarifikasi terkait video dugaan keributan yang viral di media sosial dan dikaitkan dengan Tipzy Bears, salah satu tenant yang beroperasi di kawasan Teras Nona Manis.
Menurut Franky, informasi yang beredar di berbagai platform media sosial tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Ia menegaskan, insiden yang terekam dalam video tersebut terjadi di area parkir di luar kawasan operasional Teras Nona Manis, bukan di dalam area kafe maupun Tipzy Bears.
"Memang saat itu ada seseorang yang membuat kegaduhan di depan tempat kami. Berdasarkan informasi yang kami terima, yang bersangkutan diduga sempat berselisih dengan petugas parkir," ujar Franky saat memberikan hak jawab kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, pihak manajemen segera mengambil langkah untuk mencegah situasi semakin memanas. Kedua pihak yang berselisih kemudian diajak masuk ke area Teras Nona Manis guna dilakukan mediasi.
"Kami tidak ingin keributan berlanjut di luar. Karena itu kami mengajak kedua belah pihak masuk agar persoalan bisa diselesaikan secara baik-baik. Setelah dimediasi, mereka sepakat berdamai dan saling memaafkan," katanya.
Franky juga membantah narasi yang mengaitkan insiden tersebut dengan konsumsi minuman beralkohol. Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima pihak manajemen, perselisihan diduga berawal dari gesekan antara seseorang dengan petugas parkir dan tidak berkaitan dengan aktivitas di dalam kafe.
Selain itu, ia menegaskan bahwa orang yang terlibat dalam keributan bukan merupakan pengunjung Teras Nona Manis maupun Tipzy Bears.
"Yang bersangkutan bukan tamu yang datang ke tempat kami. Karena keributan terjadi tepat di luar gerbang, kami berinisiatif melerai dan memediasi agar persoalan tidak berkembang. Setelah itu masalah selesai secara damai," jelasnya.
Franky mengaku pihaknya merasa dirugikan atas narasi yang berkembang di media sosial. Menurutnya, sejumlah unggahan menyebut keributan terjadi di area Tipzy Bears bahkan memberikan kesan bahwa lokasi tersebut kerap menjadi tempat terjadinya keributan.
"Narasi yang beredar membuat seolah-olah kejadian itu berlangsung di tempat kami dan bahkan disebut sering terjadi keributan. Tentu hal ini merugikan nama baik kami. Kami juga menyayangkan tidak adanya upaya konfirmasi atau pemberian hak jawab sebelum informasi tersebut dipublikasikan," ungkapnya.
Terkait kemungkinan menempuh jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan informasi tersebut, Franky mengatakan manajemen masih mempelajari berbagai aspek sebelum mengambil keputusan.
"Langkah hukum masih kami kaji. Kami juga sudah mengirim pesan langsung kepada pihak yang mengunggah informasi tersebut, namun hingga saat ini belum memperoleh tanggapan," katanya.
Di akhir keterangannya, Franky mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia berharap publik melakukan verifikasi kepada pihak-pihak terkait sebelum menarik kesimpulan atau menyebarkan informasi lebih lanjut.
"Kami memahami informasi di media sosial dapat menyebar dengan sangat cepat. Namun kami berharap masyarakat dapat mengedepankan verifikasi kepada sumber yang sebenarnya agar informasi yang diterima berimbang, akurat, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman," pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, klarifikasi yang disampaikan pengelola Teras Nona Manis merupakan bentuk hak jawab atas informasi yang beredar di media sosial. Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak lain yang berkepentingan untuk memberikan keterangan guna menjaga keberimbangan pemberitaan.(*)


