-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Pertemuan Calon Direksi dengan Anggota DPRD Tuai Kritik, Integritas Seleksi Dipertanyakan

    Indate News
    22/02/26, Februari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-02-22T14:44:41Z


    indate.net- BOGOR-Tahapan seleksi jajaran direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor periode 2026–2031 menjadi perhatian publik setelah muncul informasi mengenai salah satu kandidat yang terlihat berada dalam satu pertemuan bersama anggota DPRD Kota Bogor. Situasi tersebut memunculkan perdebatan terkait independensi proses rekrutmen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).


    Pengamat kebijakan publik, Yusfitriadi, menilai peristiwa itu berpotensi menimbulkan persepsi adanya kedekatan politik dalam proses seleksi. Menurutnya, meskipun tidak selalu melanggar aturan formal, komunikasi antara calon direksi dan elite politik dinilai kurang tepat dari sisi etika.


    Ia mengatakan, interaksi semacam itu dapat menimbulkan kecurigaan publik bahwa proses pemilihan tidak sepenuhnya berjalan profesional dan bebas kepentingan. Karena itu, baik kandidat maupun pihak legislatif seharusnya menjaga jarak demi menjaga integritas proses seleksi.


    Yusfitriadi juga menyoroti pentingnya menjaga kerahasiaan dan independensi kerja Panitia Seleksi (Pansel). Jika praktik yang memicu persepsi konflik kepentingan terus terjadi, menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap hasil seleksi berpotensi menurun.


    “Publik tentu berharap nama-nama yang terpilih benar-benar berdasarkan kapasitas dan kompetensi, bukan hasil kompromi politik,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).


    Ia mendorong Pemerintah Kota Bogor untuk memberikan penjelasan terbuka agar polemik tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat. Transparansi, kata dia, menjadi kunci menjaga legitimasi proses seleksi.


    Selain persoalan etika, Yusfitriadi menekankan pentingnya reformasi pola rekrutmen BUMD. Ia mengingatkan agar perusahaan daerah tidak dijadikan ruang akomodasi kepentingan politik, melainkan dikelola secara profesional dengan target kinerja yang jelas.


    Menurutnya, pemerintah perlu memastikan proses seleksi berlangsung bersih, menetapkan target kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) secara terukur, serta memperkuat kemandirian BUMD. Ia juga menilai keberhasilan perusahaan daerah tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga manfaat sosial yang dirasakan masyarakat.


    Sementara itu, proses seleksi direksi Perumda Tirta Pakuan saat ini telah memasuki tahap akhir. Sebanyak sembilan kandidat dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan (UKK) dan kini menjalani wawancara akhir bersama Wali Kota Bogor sebelum penetapan direksi definitif.


    Adapun kandidat yang mengikuti tahap akhir terdiri dari posisi Direktur Administrasi dan Keuangan yakni Rivelino Rizky Muchtar, Sonny Hendarwan, dan Teguh Setiadi. Untuk Direktur Pelayanan dan Bisnis terdapat Jamaluddin, Muzakkir, dan Sonny Salimi. Sedangkan posisi Direktur Operasional diikuti Budi Setiyawan, Dani Rakhmawan, dan Nanang Widyatmoko.


    Hasil akhir seleksi dijadwalkan segera diumumkan setelah seluruh tahapan penilaian rampung.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini