BOGOR – Kecamatan Bogor Timur kembali menggelar kegiatan keagamaan Bogor Timur Bersholawat Jilid II di Kantor Kecamatan Bogor Timur, Rabu (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara ulama dan umaro sekaligus persiapan spiritual menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Acara yang dihadiri oleh ratusan jamaah ini mendapat apresiasi dari Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Bogor, Abdul Wahid. Ia menilai kegiatan bersholawat tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun kebersamaan, kekuatan moral, serta keharmonisan antara pemerintah dan masyarakat.
Menurut Abdul Wahid, Bogor Timur Bersholawat tidak hanya menjadi agenda seremonial keagamaan, tetapi juga wadah doa bersama agar masyarakat Kota Bogor, khususnya di wilayah Bogor Timur, senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, serta dijauhkan dari berbagai musibah.
“Kami berharap kegiatan Bogor Timur Bersholawat ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain mempererat silaturahmi ulama dan umaro, kegiatan ini juga menjadi ikhtiar batin agar masyarakat Bogor Timur selalu diberikan keberkahan dan perlindungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, tahun 2026 menandai pelaksanaan Bogor Timur Bersholawat untuk kedua kalinya. Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di kawasan Jalan R3, Kelurahan Katulampa, dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan jamaah dari seluruh kelurahan di Kecamatan Bogor Timur. Hadir pula majelis taklim dari setiap kelurahan, pengurus RT dan RW, serta unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan di wilayah Bogor Timur.
Dalam rangkaian acara, jamaah mendapatkan tausiyah dari dua ulama, yakni KH Jejen dan KH Ade Sarmili. Keduanya menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menekankan pentingnya kesiapan iman, peningkatan ibadah, serta menjaga ukhuwah Islamiyah menjelang Ramadan.
Selain diisi dengan lantunan sholawat dan tausiyah, kegiatan Bogor Timur Bersholawat Jilid II juga diramaikan dengan galeri UMKM. Berbagai produk unggulan dari masing-masing kelurahan dipamerkan, mulai dari kuliner hingga kerajinan, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Abdul Wahid menilai kehadiran galeri UMKM memberikan nilai tambah bagi kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara kegiatan keagamaan dan pemberdayaan ekonomi menjadi langkah positif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Selain memperkuat ibadah dan kebersamaan, kegiatan ini juga turut memberdayakan UMKM di wilayah Bogor Timur,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya Bogor Timur Bersholawat Jilid II, Kecamatan Bogor Timur berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi agenda rutin, sebagai sarana memperkuat nilai-nilai religius, sosial, dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.(*)


