-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ribuan Angkot Rencana Aksi ke Balai Kota, Aktivitas Transportasi Bogor Berpotensi Terganggu

    Indate News
    21/01/26, Januari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-01-21T13:17:26Z


    indate.net-BOGOR – Aktivitas transportasi angkutan kota (angkot) di Kota Bogor diperkirakan mengalami gangguan pada Kamis (22/1/2026). Ribuan pemilik dan sopir angkot dari berbagai trayek berencana menggelar aksi penyampaian aspirasi di Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Djuanda, Kecamatan Bogor Tengah.


    Informasi yang dihimpun menyebutkan, massa aksi akan mulai bergerak sejak pagi hari dengan melibatkan angkot dari 16 trayek yang beroperasi di wilayah Kota Bogor. Selama aksi berlangsung, layanan angkot dipastikan berhenti sementara.


    Koordinator aksi, Tri Handoyo, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi atas sejumlah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang dinilai berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha dan mata pencaharian sopir angkot.


    “Para pemilik dan sopir angkot akan menyampaikan sembilan tuntutan, salah satunya terkait kebijakan penghentian operasional angkot yang telah berusia 20 tahun,” ujar Tri kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).


    Menurut Tri, selama ini para pemilik angkot telah mengikuti berbagai program yang dicanangkan pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan, mulai dari reduksi armada, konversi, hingga pengaturan ulang trayek. Namun, sejumlah kebijakan lanjutan dinilai belum disertai solusi yang memadai.


    Ia menambahkan, para pengusaha angkot berharap adanya pembukaan kembali program peremajaan kendaraan, pengoperasian angkot yang usia kendaraannya masih di bawah 20 tahun, serta kejelasan jalur feeder dan penataan trayek ulang.


    “Kami berharap ada solusi konkret. Jika ribuan angkot dihentikan operasionalnya, maka ribuan sopir juga kehilangan mata pencaharian. Ini yang perlu dipikirkan bersama,” tegasnya.


    Terkait rencana aksi tersebut, Tri juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan moda transportasi alternatif karena operasional angkot akan dihentikan sementara sejak pagi hari hingga aksi berakhir.


    Sementara itu, Polresta Bogor Kota menyatakan telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Kepala Bagian Operasional Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengatakan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, khususnya di sekitar Balai Kota Bogor.


    “Pengalihan arus akan dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan apabila terjadi kepadatan,” ujarnya.


    Selain itu, kepolisian juga menyiapkan armada bantuan guna membantu mobilitas warga yang terdampak penghentian sementara layanan angkot. Koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Pemerintah Kota Bogor akan dilakukan jika dibutuhkan.


    Iptu Lukito mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Jalan Ir. H. Djuanda selama aksi berlangsung dan memanfaatkan jalur alternatif demi kelancaran aktivitas.


    Aksi unjuk rasa ini merupakan respons lanjutan atas kebijakan penertiban angkot berusia di atas 20 tahun, serta belum terealisasinya audiensi antara perwakilan pengusaha angkot dan Pemerintah Kota Bogor meskipun permohonan telah diajukan sejak awal Januari 2026.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini