-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Demi Fasilitas Modern, GOR Pajajaran Bogor Ditutup Hingga 2026

    Indate News
    27/08/25, Agustus 27, 2025 WIB Last Updated 2025-08-27T10:41:07Z


    indate.net-BOGOR – Kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, yang selama ini menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat Kota Bogor, bersiap menjalani wajah baru. Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) memulai rehabilitasi besar-besaran yang mengharuskan penutupan sementara sejumlah venue mulai Agustus 2025 hingga awal 2026.


    GOR Pajajaran bukan sekadar deretan bangunan olahraga. Ia adalah rumah bagi para atlet, komunitas olahraga, hingga warga yang sekadar ingin berolahraga santai. Di kawasan inilah berbagai prestasi lahir, mulai dari cabang atletik, renang, hingga bulutangkis. Tak heran, kabar penutupan sementara membuat sebagian masyarakat sempat bertanya-tanya.


    Namun, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menegaskan langkah ini penting agar fasilitas olahraga bisa meningkat kualitasnya.


    “Kami memahami banyak atlet dan masyarakat yang rutin beraktivitas di GOR Pajajaran akan terdampak. Tetapi rehabilitasi ini adalah investasi jangka panjang. Setelah selesai, masyarakat akan menikmati fasilitas yang lebih nyaman, modern, dan sesuai standar nasional,” kata Anas, Rabu (27/8/2025).


    Penutupan dilakukan bertahap sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Stadion Pajajaran akan ditutup paling lama, yakni mulai 21 Agustus 2025 hingga November 2026. Disusul Indoor B (28 Agustus 2025 – 2 Januari 2026), Kolam Renang Mila Kencana (8 September 2025 – 2 Januari 2026), Indoor A (12 September 2025 – 2 Januari 2026), serta Lapangan Terbuka (18 September 2025 – 2 Januari 2026).


    Kawasan yang sehari-hari ramai dengan suara sorak penonton, derap langkah atlet, hingga cipratan air dari kolam renang itu, untuk sementara akan lengang. Namun di balik sepi, deru mesin konstruksi akan menggantikan aktivitas, menandai babak baru wajah olahraga Kota Bogor.

     

    Dispora Kota Bogor memastikan, penutupan ini tidak berarti aktivitas olahraga berhenti total. Beberapa venue alternatif di luar kawasan GOR Pajajaran sudah disiapkan untuk digunakan sementara waktu.


    “Kami akan mengoptimalkan fasilitas olahraga lain, baik milik pemerintah maupun kerja sama dengan pihak swasta. Jadi, atlet tetap bisa berlatih, masyarakat tetap bisa berolahraga, meskipun untuk sementara tidak di GOR Pajajaran,” jelas Anas.


    Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai cabang olahraga agar jadwal latihan bisa tetap berjalan.

     

    Bagi warga Bogor, GOR Pajajaran bukan sekadar tempat olahraga, tapi juga ruang publik. Banyak keluarga memanfaatkan kawasan ini untuk jogging, senam bersama, atau sekadar menikmati suasana. Rehabilitasi membuat aktivitas itu harus sedikit bergeser, tetapi masyarakat diyakini akan memahami tujuan besar dari proyek ini.


    “GOR Pajajaran sudah berdiri puluhan tahun. Fasilitasnya memang butuh pembaruan agar bisa mengikuti kebutuhan zaman. Kita ingin generasi muda Bogor punya sarana olahraga yang membanggakan,” tambah Anas.

     

    Rehabilitasi ini mencakup pembenahan stadion, fasilitas indoor, kolam renang, hingga lapangan terbuka. Nantinya, kawasan GOR Pajajaran akan tampil dengan wajah baru, lebih modern, sekaligus ramah bagi masyarakat umum.


    Jika semua berjalan sesuai rencana, akhir 2026 nanti masyarakat Kota Bogor akan menyambut sebuah pusat olahraga yang bukan hanya megah, tetapi juga mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus menjadi ruang rekreasi sehat bagi seluruh warga.(JM

     

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini