Iklan

PKBM Bakti Nusa dan Jurnalis Satu Bantu Pemerintah di Penanganan Stunting Melalui Budidaya Ayam Petelur

Indate News
29/01/24, Januari 29, 2024 WIB Last Updated 2024-01-29T05:41:51Z


indate.netBerdasarkan Siaran Pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, 23 September 2023 tentang Pemerintah Prioritaskan Peningkatan Ketersediaan, Akses, dan Kualitas Konsumsi Pangan untuk Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional. Kementerian Sekretariat Negara bersama Sekretariat Wapres membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia  PKBM Bakti Nusa bersama Forum Wartawan Jurnalis Satu, Sekolah Gratis di Kabupaten Bogor berinovasi membantu Pemerintah di sektor ketahanan pangan, penanganan stunting dan entrepreneurship siswa melalui budidaya ayam petelur.


"Inovasi yang berawal dari Kabid PNF Disdik Kabupaten Bogor, Siswanto yang konsen dengan penanganan stunting siswa siswi PAUD beberapa waktu lalu. Setelah bertukar pikiran dengan mahasiswa mahasiwi IPB saat kunjungan ke PKBM Bakti Nusa dan Kabid Disdik Kab Bogor, inovasi budi daya tumpangsari Ayam Petelur & ikan, kami mula," ungkap Juan Rachman Wakil Ketua PKBM Bakti Nusa, Jumat 26 Januari 2024.


Untuk menarik minat siswa siswi menjadi peternak milenial konsep tumpang sari ini akan membuka mata akan peluang usaha generasi milenial dan zilenial. Kabid PNF Siswanto menambahkan, PKBM di Kabupaten Bogor, selain menjadi solusi atas pendidikan warga yang belum mengentaskan sekolah hingga SMA, juga harus menjadi lokasi pelatihan bagi masyarakat sehingga keberadaan PKBM dapat meningkatkan ekonomi dan life skill warga sekitar disamping para warga belajar.


"Selain ekonomi yang akan terbantukan, supply gizi pun akan membaik di keluarganya, artinya masalah stunting bisa teratasi melalui kandungan omega pada telur dan ikan," ucapnya. Rencana kedepannya, sayuran hidroponik akan ditambahkan mengarah pada Integrated Farming sebagai ekspansi life skills. Pemberdayaan warga khususnya bumdes dan ibu ibu PKK setempat untuk produk turunan juga menjadi  bagian dari rencana pengembagan usaha PKBM Bakti Nusa Jurnalis Satu.


"Di sektor hilir turunan produk dapat diolah menjadi abon ikan, dari telur diolah ke pastry & bakery, atau martabak. Ini semua dapat menjadi life skills dan entrepreneurship skill untuk siswa siswi lulusan PKBM Bakti Nusa sehingga tidak menjadi penyumbang pengangguran serta memberdayakan ibu ibu rumah tangga di sekitar sekolah." kata Ketua Forum Wartawan Jurnalis Satu Yudi Surahman.


PKBM Bakti Nusa adalah institusi pendidikan yang sempat dikunjungi oleh Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan RI bersama jajaran staf ahli KSP, Biro Pers Istana dan Fauzi Eko Pranyono tokoh pendidikan masyarakat Kemendikbud Ristek saat penyerahan ijazah kepada lulusan perdana Program Sekolah Gratis Moeldoko Agustus 2022 lalu


Sementara Pembina Yayasan Pendidikan SDM Unggul payung dari Sekolah Bakti Nusa Agung Udiyanto juga mengatakan, walaupun lahan sekolah Bakti Nusa terbatas, namun ada 1500 an warga belajar yang dapat menjadi titik solusi stunting di kabupaten dan kota Bogor. 


"Dalam konsep One Home Farm yang digagas, apabila tiap siswa memberdayakan rata rata 3 meter persegi di pekarangan rumahnya, otomatis 4500 meter persegi farms yang akan dikelola oleh lembaga dengan proyeksi 9 ekor ayam per home farm, menghasilkan rata rata 1 ton telur per harinya dari 13.500 ekor ayam petelur," ujarnya.


Hal senada di ungkapkan Ketua PKBM Bakti Nusa M. Afhan menyampaikan, membuka peluang kerjasama bagi institusi swasta sekelas Pokphand, Japfa juga universitas, lembaga penelitian khususnya BRIN serta kementerian dan dinas terkait untuk bekerja sama dengan Bakti Nusa. "Dengan ini akan mewujudkan Swasembada pangan menyongsong Indonesia Emas 2045," ungkapnya.(*)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Kabupaten Bogor

+