• Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pendaki Gunung Cidera Dievakuasi Tim (RGS) Saat Tracking di Gunung Salak

    Indate News
    09/12/22, Desember 09, 2022 WIB Last Updated 2022-12-09T03:37:41Z


    indate.net-KABUPATEN BOGOR- Tim Gabungan Relawan Gunung Salak (RGS) evakuasi, salah satu orang pendaki yang mengalami cidera saat tracking di kawasan Gunung Salak bersama Keempat temannya. 

    Lima orang pendaki itu, mendaki pada hari Sabtu 03 Desember 2022 Via Gunung Bunder. Satu dari pendaki itu berinisial RA (20) warga asal kampung Dukuh Jawa, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan mengalami cidera lutut. 

    Kepala Resort Wilayah Gunung Salak 2 TNGHS, Sukiman mengatakan, setelah mendapatkan informasi bahwa adanya pendaki yang mengalami cedera saat melakukan pendakian, ia langsung menugaskan para relawan dan tim evakuasi yang disebut Tim Gabungan Relawan Gunung Salak (RGS) untuk melakukan suplai logistik. 

    "Jadi setelah mendapatkan informasi adanya pendaki yang mengalami cedera saat melakukan pendakian, mereka para pendaki berada di pos lima dengan ketinggian 1700 MDPL. Kami perintahkan salah satu tim evakuasi mendrop logistik ke lokasi, jangan sampai korban bersama tim yang menemani di atas itu drop," ucapnya. 

    Kata Sukiman, tim evakuasi sempat mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi. Dikarenakan medan yang sangat terjal, curam dan kondisi hujan. 

    "Jadi medannya itu sangat terjal dan kondisi teman temannya pada saat itu sudah drop kebetulan cuaca hujan. Posisi korban sudah di ketahui, cuma kita bagaimana menggendong untuk turun kebawah, soalnya yang cidera itu berbadan gemuk," jelasnya. 

    Lanjut sukiman, setelah briefing pada Rabu (07/12/22) bersama tim relawan untuk menargetkan hari Kamis korban cedera sudah diharuskan turun. Jika terlalu lama di atas dengan kondisi hujan,  bisa mempengaruhi kondisi fisik para pendaki. Dengan itu pihaknya pada hari Kamis sekitar pukul 06.00 WIB beberapa tim evakuasi turut membantu untuk menurunkan korban dengan cara di papah. 

    Akhirnya dengan perjuangan Tim Gabungan Relawan Gunung Salak (RGS) evakuasi berhasil dilakukan pada Kamis sekitar pukul 14.30 WIB. 

    "Kenapa agak lama si evakuasi? di karenakan korban ini susah di tandu, susah di gendong dengan kondisi yang terjal. Akhirnya korban di papah memegang pundak salah satu tim evakuasi. Alhamdulillah sebelum maghrib tadi jam 14.30 mereka sudah sampai. Dan pihak keluarga korban sudah menunggu di posko," terangnya. 

    "Kita turun via kalimati cunang, karena pertimbangan medan dan jarak juga lebih dekat. Setelah korban sudah sampai di bawah dan sudah ketemu dengan keluarga nya,  kita langsung melaporkan kepada pimpinan bahwa korban sudah sampai di bawah. Dan kita serahkan ke pihak keluarga, untuk di tangani secara medis," tambahnya.. 

    Ia menghimbau untuk para pendaki gunung salak diutamakan mengikuti prosedur yang sudah ada. Selain itu harus mempersiapkan fisik dan perlengkapan logistik yang cukup. 

    "Himbauan kepada para pendaki, terutama harus mengikuti prosedur, lapor terlebih dahulu jika memang ada kegiatan, kesehatan, pisik, termasuk kekuatan tim dan logistik," tutupnya.(ian) 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kabupaten Bogor

    +