-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Beri Ultimatum Agar Proyek Diselesaikan Tepat Waktu

    Indate News
    19/12/22, Desember 19, 2022 WIB Last Updated 2022-12-19T10:07:43Z


    indate.net-BOGOR - DPRD Kota Bogor memberi ultimatum kepada Pemkot Bogor, agar menyisir sejumlah proyek yang tengah berjalan di tahun ini. Ketua DPRD Atang Trisnanto menegaskan, akhir 2022 tinggal menyisakan dua pekan lagi. Karena itu, sejumlah proyek strategis Kota Bogor harus selesai tepat waktu.

     “Jelas, kami minta Pemkot Bogor menyelesaikan tanggung jawabnya, dan juga mencapai target-target yang ditetapkan. Tinggal dua pekan lagi menuju akhir tahun, jadi harus dikebut,” tekan Atang, kepada wartawan, kemarin.

    Atang yang juga Ketua DPD PKS Kota Bogor ini berharap, agar di beberapa proyek ditambah jumlah tenaga kerja, dan waktu pekerjaan untuk proyek yang saat ini progresnya belum rampung 100 persen segera diselesaikan. Jadi, tidak ada proyek luncuran seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya. 

    Namun demikian, DPRD belum menerima laporan secara tertulis terkait progres pekerjaan yang berjalan dari Pemkot Bogor.

    “Data pencapaian yang kami terima hanya sampai Oktober 2022, sementara yang hari ini belum diterima secara resmi karena alasanya masih memerlukan update dari kegiatan di lapangan. Serapan anggaran kalau nggak salah hampir sekitar 80 persen di Oktober lalu,” tandasnya. Salah satu proyek strategis Pemkot Bogor, pertama pembangunan unit sekolah baru satu atap (Satap) di Kelurahan Kencana, Tanah Sareal. Tahun 2022 ini, pembangunan Satap Kota Bogor sudah memasuki tahap ketiga.  Pembangunan dikerjakan CV Prima Tumbuh Bersama dengan nilai kontrak Rp9.129 miliar sejak Juni 2022.

    Kemudian, pembangunan Gedung Blok I dan Blok 4 RSUD Kota Bogor. Anggaran pembangunan Blok 1 RSUD Kota Bogor itu berasal dari Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat sebesar Rp50 miliar. Sedangkan, anggaran pembangunan Blok 4, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat sebesar Rp41,6 miliar. Lalu, pengerjaan pembangunan lanjutan Jalan R3 sepanjang 200 meter di kawasan Parung Banteng, menggunakan APBD Kota Bogor dengan nilai kontrak Rp 4,8 miliar.

    Ada juga, ada jalur pedestrian di Jalan Dewi Sartika sekitar Alun-Alun Kota Bogor, Kecamatan Bogor Tengah. Kemudian di Jalan Achmad Adnawijaya, Kecamatan Bogor Utara, serta sekitar Rumah Sakit Bogor Medical Center (BMC), Kecamatan Bogor Timur. “Untuk pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Bogor sudah selesai,” jelasnya.

    Selama dua tahun pembangunan, revitalisasi eks-gedung DPRD telah mendapat anggaran sebesar Rp13,6 miliar pada tahap pertama dan Rp10 miliar pada tahap kedua. “Kita akan pastikan beberapa proyek besar yang masuk program strategis itu, terselesaikan dengan jadwal yang tepat. Nanti Insya Allah di tahun 2023, kita akan melakukan lebih banyak lagi intensitas rapat kerja evaluasi,” ujar dia.

    “Per tiga bulan akan dapat dievaluasi masing-masing komisi dengan OPD, untuk serapan anggaran maupun capaian target,” masih kata Atang. Saat ditanya kemungkinan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) Kota Bogor, Atang berharap, jumlahnya akan jauh lebih kecil tahun ini. “Mudah-mudahan tidak lebih besar dari tahun kemarin.  Tahun 2021 sebesar Rp365 miliar atau lebih dari 15 persen. Harapan kami maksimal 10 persen dari APBD, artinya diangka Rp300 miliaran,” ungkapnya.(*)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kabupaten Bogor

    +