indate.net-BOGOR – Kondisi salah satu fasilitas olahraga di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor, kembali menjadi sorotan. Gedung yang digunakan untuk aktivitas cabang olahraga (cabor) anggar dan angkat besi tersebut disebut mulai terlihat kurang terawat meski sebelumnya telah dilakukan pembenahan.
Berdasarkan kondisi yang terlihat di lokasi, bagian dalam gedung memang telah mendapatkan sentuhan perbaikan, termasuk pengecatan dan penataan sejumlah bagian bangunan. Namun, setelah proses pembenahan selesai, kondisi kebersihan dan kerapian fasilitas dinilai belum terjaga secara optimal.
Sejumlah pakaian yang bergelantungan di dalam area gedung menjadi salah satu pemandangan yang turut menimbulkan kesan kurang rapi. Kondisi tersebut dinilai cukup kontras dengan upaya Pemerintah Kota Bogor yang tengah melakukan revitalisasi kawasan GOR Pajajaran agar menjadi fasilitas olahraga yang lebih representatif bagi atlet maupun masyarakat.
Pemkot Bogor sebelumnya menyatakan rehabilitasi kawasan GOR Pajajaran merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana olahraga. Bahkan, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas penting dalam mendukung penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026.
Persoalan yang muncul kemudian bukan hanya mengenai pembangunan atau renovasi fisik, tetapi juga bagaimana fasilitas yang telah diperbaiki tersebut dirawat secara berkelanjutan.
Sebab, renovasi tanpa diikuti dengan pengelolaan dan perawatan rutin berpotensi membuat fasilitas kembali terlihat kumuh dalam waktu relatif singkat. Kondisi tersebut tentu dapat memengaruhi kenyamanan atlet yang menggunakan fasilitas sekaligus citra kawasan olahraga milik pemerintah daerah.
Sorotan pun diarahkan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor selaku perangkat daerah yang memiliki tugas dalam pengelolaan bidang kepemudaan dan olahraga. Secara resmi, Dispora Kota Bogor berkantor di Jalan Pemuda No. 4, kawasan yang berada tidak jauh dari kompleks GOR Pajajaran.
Masyarakat berharap Dispora tidak hanya fokus pada pembangunan maupun renovasi sarana olahraga, tetapi juga memastikan fasilitas yang sudah diperbaiki tetap bersih, tertata, dan layak digunakan.
Apalagi, kawasan GOR Pajajaran tengah diarahkan menjadi kawasan olahraga yang lebih terintegrasi. Pemkot Bogor sebelumnya menyampaikan rencana penataan kawasan agar antarvenue dapat saling terhubung, dilengkapi ruang publik, taman, serta fasilitas pendukung lainnya sehingga kawasan tersebut semakin nyaman bagi masyarakat.
Karena itu, kondisi gedung olahraga yang kembali terlihat kurang terawat perlu menjadi perhatian. Perawatan sederhana seperti kebersihan ruangan, penataan perlengkapan, penyimpanan pakaian dan barang-barang atlet, hingga pengawasan terhadap kondisi bangunan semestinya dilakukan secara rutin.
Jika tidak segera dibenahi, kondisi tersebut dikhawatirkan justru mengurangi manfaat dari anggaran dan upaya revitalisasi yang telah dilakukan pemerintah.
Publik pun mendorong Dispora Kota Bogor melakukan pengecekan langsung ke gedung anggar dan angkat besi tersebut serta memastikan standar kebersihan dan kerapian fasilitas olahraga tetap terjaga.
Terlebih, Kota Bogor saat ini tengah mempersiapkan diri sebagai salah satu tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026. Sejumlah cabang olahraga akan dipertandingkan di berbagai venue di Kota Bogor, sehingga kesiapan fasilitas tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga aspek kebersihan, kenyamanan, dan pengelolaannya.
Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Dispora Kota Bogor terkait kondisi gedung anggar dan angkat besi tersebut, termasuk langkah perawatan yang akan dilakukan.(JM)


