-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke Bogor, Warga Berburu Masker

    Indate News
    06/09/26, September 06, 2026 WIB Last Updated 2026-09-06T12:37:24Z


    indate.net-BOGOR-Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Kondisi tersebut membuat warga meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.


    Material berupa debu halus dilaporkan terlihat menempel di sejumlah permukaan, mulai dari kendaraan hingga area rumah warga. Kondisi ini juga mendorong sebagian masyarakat mencari masker sebagai perlindungan dari paparan debu yang terbawa angin.


    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengidentifikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bergerak ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Pemantauan tersebut dilakukan menyusul peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.


    Di tengah kondisi tersebut, sejumlah warga memilih membeli masker di toko maupun gerai penjual perlengkapan kesehatan. Namun, warga mengaku tidak semuanya mudah mendapatkan masker karena beberapa tempat penjualan dilaporkan mulai kehabisan stok.


    Salah seorang warga Cimanggu, Kota Bogor, Yuli, mengatakan dirinya berupaya mencari masker setelah mengetahui adanya sebaran abu vulkanik di wilayah Bogor.


    Menurut Yuli, penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dianggap penting, terutama bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.


    “Sekarang cari masker karena ada abu. Beberapa tempat yang didatangi sudah habis,” ujar Yuli.


    Ia berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas mengenai perkembangan sebaran abu vulkanik.


    Fenomena sebaran abu vulkanik memang telah dilaporkan di sejumlah wilayah Bogor. ANTARA melaporkan abu vulkanik terlihat di kawasan Kota Bogor, termasuk menempel di jalan dan kendaraan warga.


    Sementara itu, laporan dari wilayah Kabupaten Bogor juga menunjukkan adanya material debu halus yang diduga berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah warga bahkan mengeluhkan mata terasa perih setelah terpapar debu tersebut.


    Pemerintah Kota Bogor mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan masker sebagai langkah perlindungan. Warga juga diminta menggunakan pelindung mata, menutup pintu dan jendela rumah, serta menghindari aktivitas di luar ruangan apabila terjadi hujan abu.


    Badan Geologi menyatakan Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat di sekitar gunung tersebut maupun wisatawan dilarang memasuki radius tiga kilometer dari pusat aktivitas. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi abu vulkanik, lontaran batu pijar, lava, dan bahaya erupsi lainnya.


    Dengan adanya sebaran abu hingga wilayah Bogor, masyarakat diimbau tidak panik namun tetap waspada. Warga juga diharapkan mengikuti informasi resmi dari BMKG, PVMBG, BPBD maupun pemerintah daerah agar dapat mengambil langkah yang tepat apabila kondisi sebaran abu kembali meningkat.(JM)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini