-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Buka RPH Ketiga di Bubulak, Bisnis Ayam Potong Mang Dudung Kian Berkembang

    Indate News
    22/06/26, Juni 22, 2026 WIB Last Updated 2026-06-22T03:36:48Z


    indate.net-BOGOR – Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan berbagai sektor usaha, pengusaha muda asal Bogor, Dadang Sanjaya atau yang akrab disapa Mang Dudung, terus mengembangkan bisnis ayam potong segarnya. Terbaru, ia meresmikan Rumah Potong Hewan (RPH) cabang ketiga di kawasan Bubulak, Kota Bogor, Jumat (19/6/2026).


    RPH baru tersebut menjadi bagian dari ekspansi usaha yang dibangun melalui Andalan Bisnis Grup, perusahaan yang mengusung merek "Andalan" atau Anak Dalam Negeri. Sejak dirintis pada 2022, bisnis ayam potong segar milik Dudung terus berkembang dan kini melayani puluhan mitra usaha di wilayah Bogor hingga Depok.


    Dudung menuturkan, sebelum terjun ke bisnis ayam potong, dirinya sempat menjalankan usaha mi ayam pangkalan di wilayah Bondongan, Kota Bogor. Perjalanan usahanya tidak selalu mulus, namun pengalaman tersebut menjadi modal berharga untuk mengembangkan bisnis di sektor pangan.


    “Alhamdulillah, apa yang saya dapatkan sekarang tidak terlepas dari doa ibu dan istri, serta kerja keras tim dan para mitra yang selama ini mendukung perjalanan usaha kami,” ujar Dudung usai peresmian RPH Bubulak.


    Menurutnya, saat ini Andalan Bisnis Grup telah memiliki tiga RPH yang berlokasi di Parakan, Kebun Raya Residence (KRR), dan Bubulak. Ketiga fasilitas tersebut mampu memproses pemotongan ayam antara 19 hingga 24 ton per hari.


    Khusus RPH Bubulak, kapasitas produksi mencapai 4 hingga 6 ton per hari. Hasil produksi kemudian didistribusikan kepada 84 mitra yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bogor serta sebagian wilayah Depok.


    “Dari tiga RPH yang ada, total kapasitas pemotongan mencapai 19 sampai 24 ton per hari. Untuk RPH Bubulak sendiri sekitar 4 sampai 6 ton per hari yang kemudian didistribusikan kepada para mitra kami,” jelasnya.


    Selain fokus pada pengembangan usaha, Dudung mengaku berupaya memberdayakan masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja. Meski demikian, ia mengakui pekerjaan di sektor rumah potong hewan memiliki tantangan tersendiri karena dilakukan pada malam hari dan membutuhkan keterampilan khusus.


    “Kami berusaha melibatkan masyarakat sekitar dalam operasional usaha. Harapannya, sebagian besar tenaga kerja bisa berasal dari lingkungan setempat,” katanya.


    Sebagai bentuk rasa syukur atas perkembangan usaha yang diraih, Dudung juga menggelar kegiatan santunan kepada anak-anak yatim dalam rangkaian peresmian RPH Bubulak.


    “Berbagi dengan anak yatim menjadi salah satu bentuk syukur kami atas nikmat yang diberikan Allah SWT dan menjadi bagian dari nilai yang kami pegang dalam menjalankan usaha,” ujarnya.


    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Rusli Prihatevy, yang turut hadir dalam peresmian tersebut menyampaikan apresiasinya atas perkembangan usaha yang dirintis Dudung.


    Menurut Rusli, keberadaan RPH baru tidak hanya memperkuat sektor usaha lokal, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja.


    “Kami mengapresiasi semangat dan konsistensi pengusaha muda Bogor yang mampu mengembangkan usahanya hingga seperti sekarang. Ini bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berusaha dan berinovasi,” kata Rusli.


    Ia menilai keberhasilan membangun usaha membutuhkan proses panjang, kerja keras, serta dedikasi yang tinggi. Karena itu, perjalanan usaha yang dijalani Dudung dinilai dapat menjadi contoh bagi generasi muda yang ingin mengembangkan usaha secara mandiri.


    “Kesuksesan tidak datang secara instan. Perjalanan yang dilalui Kang Dudung menunjukkan bahwa kegigihan dan konsistensi dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan,” pungkasnya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini