-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Perbaikan Jalan Lama, Wakil Wali Kota Bogor Tambal Jalan Berlubang Pakai Dana Pribadi Demi Keselamatan Warga

    Indate News
    10/02/26, Februari 10, 2026 WIB Last Updated 2026-02-10T00:33:54Z


    indate.net-BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung ke lapangan untuk memperbaiki jalan berlubang di sejumlah ruas Kota Bogor. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas kondisi jalan yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna, menyusul laporan kecelakaan yang kerap terjadi di lokasi terdampak.


    Jenal mengungkapkan, inisiatif itu berangkat dari kepeduliannya sebagai warga Bogor setelah menyaksikan sendiri kondisi jalan yang rusak. Bahkan, sebuah lubang di kawasan Sukasari hampir menyebabkan anggota keluarganya terjatuh saat melintas.


    “Sebagai warga, tentu saya ingin jalan yang membahayakan segera diperbaiki. Kebetulan saya punya rezeki lebih, jadi saya putuskan membeli aspal dan menambalnya langsung,” kata Jenal, Senin (9/2/2026).


    Ia menyebutkan, sedikitnya tiga kecelakaan dilaporkan terjadi di titik tersebut pada Jumat malam. Situasi itu mendorongnya untuk mengambil langkah cepat agar tidak ada korban tambahan.


    Dalam kegiatan penambalan, Jenal melibatkan tenaga berpengalaman dan menggunakan hampir empat ton aspal. Perbaikan dilakukan di beberapa titik, mulai dari kawasan Sukasari hingga Jalan Raya Tajur, dengan mempertimbangkan aspek keamanan bagi pengguna jalan.


    Menurutnya, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama tanpa harus terjebak perdebatan soal kewenangan pengelolaan jalan. “Terlepas itu kewenangan pusat atau daerah, kalau kondisinya berbahaya ya harus segera ditangani. Ini murni bentuk kepedulian,” tegasnya.


    Jenal memastikan seluruh biaya perbaikan tersebut bersumber dari dana pribadinya. Ia menilai, proses birokrasi yang memerlukan waktu tidak boleh mengorbankan keselamatan warga di lapangan.


    Meski demikian, ia menegaskan langkah darurat ini tidak mengesampingkan prosedur resmi. Ke depan, Jenal berencana memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membahas kendala perbaikan jalan, termasuk jika berkaitan dengan kewenangan pemerintah pusat atau provinsi.


    “Kita perlu duduk bersama untuk mencari solusi, supaya ke depan perbaikan jalan bisa dilakukan lebih cepat dan tidak berlarut-larut,” ujarnya menutup pernyataan.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini