indate.net-BOGOR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor menerima kunjungan edukatif mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pakuan (Unpak) ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan guna memperkuat pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan air bersih dan manajemen operasional perusahaan layanan publik.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai tahapan pengolahan air, mulai dari pengambilan sumber air baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian air bersih kepada pelanggan. Aktivitas ini diharapkan mampu menjembatani teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif akademisi yang mendorong mahasiswa untuk melihat langsung proses kerja di sektor vital pelayanan publik. Menurutnya, keterbukaan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan air bersih yang profesional dan berkelanjutan.
Rino menjelaskan bahwa pengolahan air bersih merupakan proses yang kompleks dan membutuhkan standar mutu yang ketat agar air yang didistribusikan memenuhi aspek kesehatan dan keamanan bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemahaman menyeluruh mengenai sistem kerja, manajemen operasional, serta pengawasan mutu menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam industri air minum.
Ia menambahkan, kunjungan edukatif seperti ini juga memberikan perspektif lebih luas kepada mahasiswa bahwa industri air bersih tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mencakup manajemen pelayanan, efisiensi operasional, serta keberlanjutan sumber daya air di tengah tantangan perubahan lingkungan dan pertumbuhan penduduk.
Perumda Tirta Pakuan berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat terus terjalin sebagai bentuk kontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang memiliki pemahaman komprehensif tentang pengelolaan layanan air bersih. Sinergi antara dunia pendidikan dan BUMD dinilai penting untuk menjawab tantangan pengelolaan air bersih di masa depan yang semakin kompleks.(JM)


