-->
  • Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cisarua, Enam Warga Meninggal Dunia Puluhan Hilang

    Indate News
    24/01/26, Januari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-01-24T05:08:42Z


    indate.net- Bencana banjir bandang disertai tanah longsor melanda Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba saat sebagian besar warga masih tertidur.


    Bencana yang berlangsung sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WIB itu menyebabkan puluhan rumah warga rusak berat akibat tertimbun material tanah, lumpur, dan bebatuan. Sedikitnya 30 rumah dilaporkan terdampak langsung.


    Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, wilayah paling parah berada di Kampung Babakan dan Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu. Kedua kampung tersebut berada di kawasan lereng bawah Gunung Burangrang yang dikenal rawan bencana saat curah hujan tinggi.


    Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga Sabtu pagi, enam warga dinyatakan meninggal dunia, sementara 21 orang berhasil ditemukan selamat. Selain itu, puluhan warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.


    “Data sementara yang kami terima, enam orang meninggal dunia, 21 selamat, dan sekitar 84 orang masih dalam pencarian. Angka ini masih bisa berubah karena proses evakuasi terus berjalan,” ujar Nur Awaludin Lubis, Sabtu (24/1/2026).


    Ia menyebutkan, korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi masing-masing bernama Sunarya, Jajang, Nining, Enur, Aah, dan Rahmat. Tim pencarian dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan masih menyisir area terdampak yang luasnya diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare.


    Proses evakuasi dan pendataan korban, lanjut Nur Awaludin, masih berlangsung di tengah kondisi cuaca yang belum stabil. Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.


    Sementara itu, warga yang terdampak bencana telah dievakuasi ke sejumlah lokasi pengungsian yang lebih aman, di antaranya Aula Kantor Desa Pasirlangu serta rumah kerabat terdekat. Pemerintah desa juga mengimbau warga yang tinggal dalam radius 100 meter dari titik longsor agar tetap berada di pengungsian.


    Imbauan tersebut dikeluarkan mengingat kondisi tanah di lokasi kejadian masih labil dan berpotensi mengalami pergerakan susulan.


    Dugaan sementara, banjir bandang dan longsor dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandung Barat dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat di Jawa Barat, yang dipengaruhi fenomena La Nina lemah dan aktivitas gelombang Kelvin.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini