• Jelajahi

    Copyright © IndateNews
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Anggap Komitmen dan Evaluasi KTR Masih Kurang

    Indate News
    20/03/23, Maret 20, 2023 WIB Last Updated 2023-03-20T03:13:34Z


    indate.net-BOGOR - Sekda Kota Bogor, Sya­rifah Sofiah mengajak seluruh tim pembina KTR (Kawasan Tan­­pa Ro­­kok) agar bisa bersama-sama me ­­lakukan pembinaan dan penga­­wasan serta turut berperan serta aktif dalam penegakan Perda KTR untuk meningkatkan kepatuhan.

     “Melihat struktur demografi pira­­mida penduduk, ini menjadi kepri­­hatinan kita. Penurunan (kepatuhan KTR) yang ada mungkin disebabkan komitmen yang ada menurun, energi dan semangat kita juga menurun, karena ini termasuk rutinitas, semen­­tara di sisi lain mereka semakin mas­­sif,” kata Sekda saat membuka Ra­­pat Koordinasi (rakor) penguatan tim pembina KTR dan organisasi pe­­rangkat daerah lainnya di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, kemarin. Sekda menilai, penegakan KTR di Kota Bogor dalam bentuk komitmen dan evaluasi masih kurang. Untuk itu, kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor ia meminta membuat aplikasi yang bertujuan untuk pembinaan, sosialisasi, pengawasan, sanksi dan aksi, sehingga masing-masing tim dapat mengetahui apa yang telah dilakukan.

    “Harapannya jika sudah terstruktur dan sistematis, maka capaiannya dapat meningkat. Evaluasinya dilakukan berdasarkan laporan pada aplikasi,” kata Syarifah. Disamping itu kata Sekda, berdasarkan hasil penelitian, 30 anak sekolah di Kota Bogor ada 82,3 persen tahu rokok karena melihat iklan rokok atau display rokok, 18 persen menggunakan vape dan 21,4 persen merokok konvensional.

    Sebelumnya dalam laporan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Kota Bogor, Siti Robiah Mubarokah menyampaikan, berdasarkan hasil monev tingkat ke­­patuhan pada 9 KTR di Kota Bo­­gor pada tahun 2020 mengalami pe­­nurunan, yakni hanya 59 persen, tahun 2021 kembali meningkat menjadi 76 persen, namun tahun 2022 kembali turun menjadi 71,6 persen.

    Dia menjelaskan rakor yang dii­­kuti perwakilan perangkat daerah dan pihak lainnya ini bertujuan me­­ningkatkan pengetahuan dan pe­­mahaman seluruh tim pembina KTR. Dirinya berharap komitmen se­­luruh tim pembina KTR untuk ber­­sama-sama menerapkan Perda KTR mendukung lingkungan yang sehat dan melindungi para perokok pasif dari bahaya asap rokok serta mencegah perokok pemula di Kota Bogor. Hal ini kata dia, dapat membantu mewujudkan Kota Bogor sebagai kota ramah keluarga dan kota layak anak, selain mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas).

    Adapun narasumber yang hadir memberikan paparan dari Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, Budi  Rohani Prihatin, No Tobacco Community, Bambang dan dari LSM Vital Strategies, Yosef.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Kabupaten Bogor

    +