Iklan

Perkumpulan Gagas Nusantara Gelar Diskusi Dengan Tema "Polemik Kenaikan BBM dan Subsidi Apakah Perlu Atau Tidak? "

Indate News
30/09/22, September 30, 2022 WIB Last Updated 2022-09-30T15:07:30Z


indate.net-Gagas Nusantara gelar Seminar dan Diskusi bertemakan "Polemik Kenaikan BBM dan Subsidi apakah perlu atau tidak?" yang bertempat di Sagala Cafe Bogor. Adapun Rizky selaku ketua panitia  dalam kegiatan diskusi kali ini. 

Dalam Seminar dan Diskusi kali ini Perkumpulan Gagas Nusantara mengundang 2 Narasumber sekaligus pemerhati kebijakan energi gas bumi dan salah satu tokoh muda sekaligus aktivitas mahasiswa yaitu. Dan kegiatan diskusi ini pun diikuti oleh element mahasiswa, pemuda, aktivis serta element masyarakat lainnya. 

Rizky dalam sambutannya mengatakan, bahwa diskusi kali ini mengusung tema terkait BBM dan Subsidi naik apakah perlu atau tidak?. Cukup asik jika kita sebagai pemuda/mahasiswa untuk mendiskusikan terkait ini. 

 "Menurut saya dengan dengan adanya kenaikan bbm tersebut nampaknya merupakan langkah tepat yang pastinya sudah sangat diperhitungkan dalam prosesnya dan pastinya untuk sebuah kedilan bersama. Karena kita tau banyak sekali dana dana subsidi yang tidak tepat sasaran." Pungkas Rizky (ketua pelaksana)

Adapun menurut Narasumber yang pertama yaitu Bpk gustom selaku pemerhati di Bidang Energi Gas Bumi berpendapat terkait kenaikan harga BBM ini. 

Bpk gustom menyampaikan "Dengan naiknya harga bbm ini merupakan suatu keharusan yang harus dilakukan oleh pertamina karena sejatinya kita tau bahwa kita masih dalam masa transisi dari pandemic dan untuk itu kenaikan BBM pun untuk membangun kembali keuangan Negara dan juga pastinya bukan dengan cuma-cuma kenaikan tersebut ada subsidi yang diterima oleh masyarakat umum dan itu solusi yang tepat." Tutur Bpk gustom (Pemerhati)

Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia bersatu (KAMIB) Royan Ghifar menilai kebijakan penyesuaian harga BBM itu sudah tepat dilakukan oleh pemerintah.

"Menurutnya, kebijakan itu merupakan bentuk keberpihakan negara dalam menyelamatkan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dengan mengalihkan anggaran subsidi BBM kepada subsidi lain bagi masyarakat ekonomi yang lemah." Ujar Royan Ghifar. 

Salah satunya subsidi dialihkan untuk kebutuhan yang sangat penting untuk subsidi bidang pendidikan, kesehatan dan lain-lain. 

Closing statement pada akhir diskusi kali ini, yang di sampaikan langsung oleh Moderator pada sore menjelang malam ini. 

"Sudah saatnya seluruh masyarakat kecil untuk bersatu bersama-sama mengawal kebijakan penyesuaian harga BBM, subsidi BBM yang selama ini dinikmati orang kaya saatnya dialihkan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat kecil," Ujar Moderator. (*)

Komentar

Tampilkan

Terkini

Kabupaten Bogor

+