Iklan

Satreskrim Berhasil Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Mesin ATM Di Cimahpar

Indate News
21/02/24, Februari 21, 2024 WIB Last Updated 2024-02-21T11:55:12Z


indate.net-BOGOR - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota berhasil menangkap tiga pelaku pembobol mesin ATM di sebuah Alfamart wilayah Jalan Tumenggung Wiradiredja, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, pada 1 Februari 2024 lalu. 


Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menga­takan, dari hasil penyelidikan tim gabungan Polda Jawa Barat, Polresta Bogor Kota dan Polres Bogor ber­hasil mengidentifikasi enam pelaku dengan inisial SS, MT, MM, Pakde, Boncel dan D.


Untuk inisial SS, MT, dan MM, masih kata Bismo, dilakukan pe­nahanan di Polresta Bogor Kota sedangkan untuk Pakde, Boncel, dan D diamankan di Polres Bogor Kabupaten.


“Hasil pemeriksaan para pelaku, aksi ini diinisiasi oleh Pakde dan SS, mereka belajar aksi tersebut dari Pakde yang merupakan residivis. Di mana mereka mengajak atau merekrut para pelaku yang sebelumnya sudah pernah melakukan aksi serupa bahkan ada beberapa diantaranya yang pernah melakukan aksi pencurian baterai tower dengan modus yang sama,” jelasnya, Rabu (21/2/2024).


Bismo menuturkan, para pelaku melancarkan aksinya pertama membobol tembok Alfamart dengan palu besi berukuran besar, kemudian membobol mesin ATM diduga menggunakan las dan peralatan lainnya. “Dari perbuatannya, pelaku mengambil DVR CCTV, minuman, rokok, coklat, kosmetik dan uang tunai di dalam ATM diatas Rp100 juta,” tukasnya.


Adapun hasil dari tindak pidana tersebut, lanjut Bismo, masing-masing pelaku dijatah Rp18 juta sedangkan sisanya diambil oleh pelaku Pakde. Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Luthfi Olot Gigantara menambahkan bahwa pada saat melakukan penangkapan para pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga mereka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur.


“Mereka kami berikan peringatan 3 kali namun tidak namun tidak mengindahkan sehingga petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dibagian kaki masing-masing pelaku,” katanya. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman maksimal 9 tahun tahun penjara.(*)


Komentar

Tampilkan

Terkini

Kabupaten Bogor

+